MANFAAT TANAMAN HIJAU UNTUK KESEHATAN
Rumah merupakan tempat tinggal yang paling dinantikan setelah seharian bekerja di luar dengan rasa cape, lelah dan kita butuh istirahat. Rumah yang sehat adalah rumah yang senantiasa terjaga kebersihannya, baik didalam maupun diluar rumah. Nah untuk itu kita harus bisa menjaga agar rumah kita senantiasa bersih dari debu maupun kotoran supaya rumah kita sehat. Kita sendiri juga bisa mewujudkan rumah sehat, dengan cara cukup menanam tumbuh tumbuhan yang hijau didalam maupun diluar rumah, karena banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan ketika bisa menanam tumbuhan hijau disekitar rumah.Selain membuat rumah kita menjadi sehat juga bisa memperindah ruangan rumah . Dibawah ini ada beberapa manfaat jika kita menanam tumbuhan hijau disekitar rumah :
- Bernapas Lebih Mudah : Ketika Anda bernafas, tubuh Anda mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Selama fotosintesis, tanaman menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Pola penggunaan gas yang berlawanan ini membuat tumbuhan dan manusia menjadi mitra alami. Menambahkan tanaman ke ruang interior dapat meningkatkan kadar oksigen. Pada malam hari, fotosintesis berhenti, dan tanaman biasanya bernafas seperti manusia, menyerap oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Beberapa tanaman - orchids, succulents dan epiphytic bromeliads - melakukan hal yang sebaliknya, mengambil karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Tempatkan tanaman ini di kamar tidur untuk menyegarkan udara di malam hari.
- Melepaskan Air : Sebagai bagian dari proses fotosintesis dan pernapasan, tanaman melepaskan uap lembab, yang meningkatkan kelembaban udara di sekitar mereka. Tanaman mengeluarkan kira-kira 97% air yang mereka gunakan. Letakkan beberapa tanaman bersama-sama, dan Anda dapat meningkatkan kelembapan ruangan, yang membantu menjaga gangguan pernapasan di teluk. Studi di Universitas Pertanian Norwegia mendokumentasikan bahwa menggunakan tanaman di ruang interior mengurangi kejadian kulit kering, masuk angin, sakit tenggorokan dan batuk kering.
- Memurnikan Udara : Tanaman mengeluarkan racun dari udara-hingga 87% dari senyawa organik yang mudah menguap (VOC) setiap 24 jam, menurut penelitian NASA. VOC termasuk zat seperti: formaldehida (hadir dalam karpet, vinil, asap rokok dan tas belanjaan), benzena dan trichloroethylene (keduanya ditemukan dalam serat buatan, tinta, pelarut dan cat). Benzena umumnya ditemukan dalam konsentrasi tinggi dalam pengaturan studi, di mana buku dan kertas cetak berlimpah.Bangunan yang dikontrol iklim modern, kedap udara, menjebak VOC di dalamnya. Penelitian NASA menemukan bahwa tanaman memurnikan udara yang terperangkap dengan menarik kontaminan ke dalam tanah, di mana mikroorganisme zona akar mengubah VOC menjadi makanan untuk tanaman.
- Meningkatkan Kesehatan : Menambahkan tanaman ke kamar rumah sakit mempercepat tingkat pemulihan pasien bedah, menurut para peneliti di Universitas Negeri Kansas. Dibandingkan dengan pasien di ruangan tanpa tanaman, pasien di ruangan dengan tanaman meminta lebih sedikit obat pereda nyeri, memiliki detak jantung yang lebih rendah dan tekanan darah, mengalami lebih sedikit kelelahan dan kecemasan, dan keluar dari rumah sakit lebih cepat. Dewan Produk Belanda untuk Hortikultura menugaskan studi tempat kerja yang menemukan bahwa menambahkan tanaman ke pengaturan kantor mengurangi kelelahan, pilek, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan dan gejala seperti flu. Dalam studi lain oleh AgriculturalUniversity of Norway, tingkat penyakit turun lebih dari 60 persen di kantor dengan tanaman.
- Mengasah Fokus : Sebuah penelitian di The Royal College of Agriculture di Circencester, Inggris, menemukan bahwa para siswa menunjukkan perhatian 70% lebih besar ketika mereka memiliki kamar taughtin yang berisi tanaman. Dalam studi yang sama, kehadiran juga lebih tinggi untuk kuliah yang diberikan di ruang kelas dengan tanaman.



Comments
Post a Comment